search
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
radio_button_unchecked
light_mode dark_mode
Angin Puting Beliung Hancurkan Genteng Rumah 5 KK Warga di Muara Indah
Selasa, 10 Desember 2024, 11:20 WITA Follow
image

Angin Puting Beliung Hancurkan Genteng Rumah 5 KK Warga di Muara Indah

IKUTI BERITAJEMBRANA.COM DI

GOOGLE NEWS

BERITAJEMBRANA.COM, NEGARA.

Hujan disertai angin kencang 5 rumah warga genteng berhamburan. Kejadian kisaran pukul 14.40 wita di Banjar Muara Indah, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana. Angin begitu cepat dari arah barat merobohkan pohon pisang dan menghamburkan genteng rumah. Tidak ada korban jiwa, hanya mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Warga pesisir dihimbau untuk waspada angin dan juga ombak besar terutama di wilayah pesisir. 

Salah satu warga Sipayah menuturkan, kejadian saat itu begitu cepat dan hujan deras. Dari balik jendela menyaksikan angin berhembus kencang dari arah barat. Saat hujan mulai reda baru mengetahui bahwa ada pohon pisang tumbang dan rumah milik Mastari (70) tahun dan rumah Nuriyaman (64) serta rumah janda Suniyah (55) gentengnya jatuh berhamburan di halaman. 

"Saat kejadian kisaran pukul 14.40 wita hari Senin (09/12/24), tidak korban jiwa. Hanya kerugian materi berupa genteng dan kayu reng hancur tak bisa di pakai lagi. Bahkan aliran listrik di rumah Mastari dan rumah Nuriyaman dipadamkan karena takut kestrum," ungkapnya. 

Ia juga menjelaskan usia kejadian di bantu aparat desa dan warga sekitar hari ini Selasa (10/12/2024) melakukan kerja bakti membersihkan puing bekas genteng. Ruang tamu dan keluarga milik Mastari sementara listrik dipadamkan. Sedangakan rumah milik Nuriyaman kamar tidurnya sementara diungsikan. 

Sementara Kepala Kewilayahan Teddy Setiadi katakan, bahwa ada 5 titik rumah warga yang terkena bencana angin puting beliung. Dimana ada 4 titik rumah warga yang bener-bener sangat mempehatikan. Hari ini beberapa warga melakukan gotong-royong dan berupa untuk menghubungi pihak PLN untuk mengkondisikan aliran listrik. 

"Saya juga menghimbau warga sekitar wilayah pesisir untuk waspada baik itu angin kencang (puting beliung) dan juga waspada ombak besar. Sehingga warga bisa saling koordinasi bila bencana itu terjadi kepihak pemerintah desa," tuturnya. 

Editor: Edy

Reporter: Tim Liputan

Banner

Iklan Sponsor



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritajembrana.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Jembrana.
Ikuti kami