Pengendara di Kota Negara Terjaring karena Belum Divaksin
GOOGLE NEWS
BERITAJEMBRANA.COM, NEGARA.
Operasi yustisi terkait penanganan Covid-19 saat PPKM darurat menjaring sejumlah pengendara motor yang melintas di jalan protokol Kota Negara, Rabu (14/7).
Para pengendara dan penumpang baik sepeda motor maupun mobil, selain diperiksa surat-surat berkendara, juga terkait protokol kesehatan (prokes) terutama pengenaan masker dan vaksin.
Operasi yang melibatkan Satpol PP ini juga mengimbau warga yang terjaring operasi untuk mengikuti vaksin bila belum vaksinasi.
"Kalau ada yang belum, kita arahkan untuk mengikuti vaksin ke gerai vaksin presisi Polres Jembrana yang kami sediakan," ujar Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa, di sela-sela operasi yustisi.
Upaya ini dilakukan sebagai langkah guna mencapai target keseluruhan masyarakat Jembrana tervaksin 70 persen hingga 31 Juli 2021.
"Tentunya untuk warga yang akan vaksin sesuai dengan tahapan-tahapan, dilakukan skrining dulu dan lainnya," tambahnya.
Menurut Kapolres Operasi Yustisi yang dirangkai dengan vaksinasi ini akan dilakukan berkelanjutan. Selain gencarnya operasi yustisi, pos penyekatan yang sebelumnya di Jembrana ada tiga ditambah mulai Selasa (13/7) malam.
Baca juga:
Penyebab KMP 3 Anugrah Kandas di Selat Bali
Berdasarkan evaluasi perlu dilakukan penyekatan tambahan pada malam hari untuk menekan mobilitas warga.
Kapolres menyebut ada enam titik penyekatan tambahan di dalam kota yang diterapkan di malam hari. Sehingga secara keseluruhan ada 9 titik penyekatan di Jembrana.
Editor: Robby Patria
Reporter: Jimmy